Catatan Akhir Tahun 2020

Gak terasa akhirnya sampai juga kita di pengh…

Eits, enggak. Enggak.

Terasa kok. Tahun ini terasa banget. Sedikit banyak corona telah mengubah diri kita, lingkungan bahkan dunia.

Ke mana-mana kita jadi harus pakai masker, tempat-tempat umum dibatasi, sebagian orang terpaksa harus kehilangan pekerjaannya, dan sebagian yang lain kehilangan orang yang dicintainya akibat virus ini.

Ini tahun yang berat. Maka saya mau ucapkan selamat untuk siapapun yang masih mampu bertahan sampai saat ini. Tentu semua gak lepas dari karunia Allah Yang Maha Pengasih.

Dan dengan momen ini juga saya jadi merasa perlu untuk membuat catatan atas hal-hal paling berkesan dalam hidup saya selama setahun ini, tidak lain untuk jadi bahan evaluasi dan sumur tempat menggali hikmah di kemudian hari.

lanjut baca

Menjadi UI/UX Designer

Waktu dulu mau melamar kerja sebagai desain grafis lewat situs-situs pencari kerja, saya selalu mengernyitkan dahi tiap kali kata UI/UX Designer terlintas. Sebuah nama pekerjaan yang benar-benar asing buat saya. Kalau enggak buru-buru nyari tau di google mungkin selamanya saya menganggap istilah asing dan aneh ini adalah pekerjaan super-modern yang dilakukan di luar angkasa.

Tapi ternyata UI/UX design adalah pekerjaan yang dilakukan di bumi, sama seperti menanam padi, menjemur opak, menggoreng pisang dan masih banyak lagi. Dan saya waktu itu cuma bisa mengangguk-angguk karena baru menyadari kalau aplikasi-aplikasi yang ada di handphone saya selama ini merupakan wujud kerja UI/UX Design.

Lanjut baca…

3 Kutipan Pendobrak Daya Juang

Sebagaimana kita tahu, hidup adalah perjuangan menggapai cita-cita, dan yang namanya perjuangan pasti butuh semangat yang kuat. Ibarat sebuah perjalanan, semangat itu bahan bakar pada kendaraan dan cita-cita itu tujuannya. Kalau gak sedia bahan bakar yang cukup, kita gak bakal sampai di tujuan. Untuk itu penting kiranya menjaga semangat supaya tetap ada.

Banyak cara yang dilakuin orang-orang untuk menyuplai semangat ke dalam diri. Ada yang dengan membandingkan pencapaiannya dengan orang lain, ada yang datang ke seminar motivasi, ada pula yang cukup dengan melihat daftar cicilan bulanan.

Lanjut baca…

Kacamata Baru dari Seorang Guru

Ada kejenuhan dalam diri saya saat buka media sosial dan mendapati kebanyakan akun-akun dakwah memposting tentang tiga hal: rezeki, jodoh dan dajjal. Sebagai orang awam, dicekoki ketiga hal tersebut membuat nalar saya kembang-kempis, hingga timbullah pikiran yang enggak-enggak.

Kapan ya, kira-kira, rezeki dalam bentuk jodoh saya tiba?

Bagaimana kalau yang tiba duluan malah dajjal?

Apa KUA tetap buka buka meski dajjal udah berkeliaran?

Ya Allah, kenapa saya mikir begini?